Sabtu, 03 Desember 2011

TAMAN ATAP


Terbatasnya lahan khususnya di daerah perkotaan bukan berarti membuat Anda tak bisa menghadirkan nuansa hijau nan asri ke tengah-tengah hunian. Karena Anda bisa siasati hal tersebut dengan membuat taman atap atau yang biasa disebut roof garden.
Dengan hadirnya taman pada atap, maka Anda bisa sekaligus membuat udara terasa lebih sejuk dan segar. Namun, pembuatan taman di atas atap / roof garden memang tidak murah dan membutuhkan struktur dan konstruksi atap yang spesifik. Bila perlu untuk hasil yang optimal, konstruksi atap untuk taman bisa Anda desain sejak awal, sebelum rumah dibangun.
Nah, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan ketika akan membuat taman atap. Lihat di bawah ini:
  • Pastikan atap dak beton dalam kondisi baik serta kuat untuk diberi beban tambahan berupa tanah, kerikil dan pasir.
  • Anda juga perlu membuat dinding penahan tanah karena tanaman memerlukan ketebalan tanah yang cukup, atau membuat lubang pada atap bangunan, di bawah tanaman.
  • Konstruksi atap rawan kebocoran, sehingga harus dilengkapi dengan saluran pembuangan air
  • Beri lapisan waterproofing , Sanproof untuk menghindari kebocoran pada atap beton.
  • Untuk mencegah kerusakan lapisan kedap air (waterproof), tambahkan lapisan parquet khusus penahan agar akar tanaman tidak merusak lapisan kedap air dan beton di bawahnya.
  • Selanjutnya, susunlah bata secara berderet dengan jarak antar bata 3 sentimeter.
  • Fungsi jarak antar bata ini untuk menjaga agar saat musim hujan tiba, air yang mengalir mudah menuju saluran pembuangan.
  • Pasang sub base yang merupakan campuran batu dan ijuk. Tebalnya kira-kira 5 sentimeter. Yang fungsinya untuk menyaring tanah agar tak ikut masuk ke saluran pembuangan atau terbawa air hujan. selanjutnya, lapisi dengan pasir yang berfungsi membantu sistem drainase.
  • Sesudah lapisan pasir rata, tambahkan campuran tanah merah dan kompos dengan ketebalan 7-10 sentimeter. Ketebalan tanah diukur dari jenis tanaman apa yang akan Anda tanam di atap.
  • Pilihlah jenis tanaman yang kuat dengan pancaran sinar matahari, tahan terhadap pasokan air yang jarang, juga tak banyak akarnya.
  • Untuk media tanam, formulanya harus ringan namun memiliki kemampuan menyediakan zat hara dan kelembaban. Misalnya, dengan mencampurkan pasir dengan serutan kayu ditambah lapisan kulit pinus serta pupuk. 
  • Untuk melengkapi taman atap ini, cobalah laburkan warna hijau muda di area teras Anda.
Kini, Anda bisa ciptakan taman atap untuk menambah kesan alami pada lingkungan rumah Anda.

TIPS RANCANGAN TAMAN MINIM PERAWATAN


Taman Minim Perawatan
Taman merupakan ruang untuk memberi kesegaran dan tempat bersantai bagi Anda dan keluarga. Jangan sampai kehadiran taman malah membuat Anda merasa terbebani karena gaya taman kurang sesuai atau tanaman ternyata butuh perawatan ekstra atau sulit dipelihara. jika waktu untuk merawat taman sangat sedikit, coba pertimbangkan untuk membuat low maintenance garden. Ini adalah taman dimana Anda hanya perlu meluangkan sedikit waktu dalam merawat taman. Dengan taman yang minim perawatan, Anda juga bisa pergi berlibur dalam waktu seminggu atau lebih tanpa khawatir taman akan rusak. Berikut beberapa tips merancang taman apik minim perawatan.
Taman Minim Perawatan1 Gunakan kerikil dan bebatuan
Taman minim perawatan seringkali dikreasi dengan menggunakan aneka kerikil, bebatuan, atau batu koral. Perpaduan batu dan kerikit yang ditata menurut alur tertentu ataupun disusun acak bisa mengurangi intensitas Anda memelihara tanaman. Penataan kerikil dan bebatuan ini bisa dipadukan dengan tatanan steppingstone.
Masalah yang kerap muncul jika kerikil ditata cukup padat yaitu tumbuhnya rumput liar atau gulma. Solusinya, pasang weed block di atas tanah, lalu kerikil ditetakkan di atasnya. Selanjut�nya antara bagian lahan yang jadi tempat untuk meletakkan kerikil dengan yang diisi tanaman dibatasi plastik tebal.Tujuannya untuk mencegah agar rumput liar tidak tumbuh semakin banyak.
2 Tanaman law maintenance
Prinsipnya, jika tanaman ditanam di wilayah yang cocok untuk tempat tumbuhnya maka perawatan yang dibutuhkan tak terlalu rumit. Karenanya, tanaman yang dipilih perlu disesuaikan dengan kondisi iklim atau cuaca dimana taman Anda berada.Tanaman tahan kering semisal aloevera, adenium, atau sukulen lain termasuk minim perawatan dan cocok berpadu dengan beragam bebatuan atau kerikil. Sebagai border, Anda bisa memilih tanaman semisal iris, atau tehtehan. Untuk penutup tanah bisa digunakan rumput gajah mini yang cocok ditanam di area panas, sementara untuk wilayah yang agak teduh bisa dipilih kucai.
3 Gunakan rumput
Memenuhi taman atau area terbuka dengan rumput juga merupakan pilihan agar taman tak terlalu butuh perawatan intensif. Cukup siram tiap hari agar rumput selalu hijau. Pemupukan juga cukup dilakukan tiga bulan sekali. Guna mengurangi kesan monoton di rerumputan, Anda bisa membuat gravel bed di lahan berumput itu. Caranya, pertama tandai area untuk gravel bed sesuai bentuk yang diinginkan. Misalnya kotak, oval, atau lingkar�an. Lalu gali tanah sesuai bentuk yang sudah dibuat itu. Letakkan kerikil di dalam gravel bed itu. Bila pertu tambahkan bebatuan atau sedikit tanaman untuk mempercantik.
Taman Minim Perawatan4 Bermain desain di lantai
Memberi ruang lebih banyak untuk perkerasan di lantai taman juga bisa mengurangi perawatan taman. Jika taman terletak di luar rumah yang mudah terpapar hujan, sebaiknya buat desain lantai yang masih bisa untuk meresapkan air. Agar perkerasan tetap bisa berfungsi untuk meresapkan air, pilih bahan yang sesuai. Misalnya paving blok. Bermain desain dengan paving bisa dilakukan dengan menata pola paving. Contoh pola paving yang bisa digunakan antara lain herringbone, stretcherbond, atau basket weave. Bermain desain juga bisa dilakukan dengan memilih bentuk dan warna pa-ving yang berbeda. Desain lantai taman juga bisa dipilih dari tatanan kayu atau deck. Jika kayu yang dipilih sesuai dan dilapisi bahan yang bisa membuatnya awet, deck kayu itu bisa tampil menarik dan tahan lama.
5 Beri dekoran di dinding
Memberikan lebih banyak sentuhan hard material memang bisa membuat taman minim perawatan karena mengurangi intensitas pemeliharaan tanaman.Tapi, seringkali minimnya tanaman bisa membuat taman terkesan monoton. Untuk menguranginya, Anda bisa memberikan sentuhan dekoratif pada dinding taman. Misalnya dengan memberi “jendela” pada dinding taman. Jendela itu memungkinkan Anda punya view untuk melihat bagian luar taman. Bisa ping dengan menghadirkan patung atau sculpture di tembok taman sebagai focal point, lalu dibuat dekoran dinding sebagai bingkai focal point itu. Memasang ukiran batu paras di dinding juga bisa mempercantik taman. Anda juga bisa membuat dekoran dinding dengan tatanan batu tempel atau batu garut dengan warna yang berbeda-beda.
Taman Minim Perawatan6 Susun tanaman dalam pot
Tatanan pot-pot berisi tanaman bisa digunakan untuk menampilkan taman yang minim perawatan. Taman pot yang ditata secara apik pun bisa memberi kesegaran di rumah Anda. Selain ragam tanaman yang digunakan bisa bermacam-macam, Anda juga bisa dengan mudah mengganti penataan agar tak bosan. Beraneka ukuran pot memungkinkan Anda berkreasi dengan peletakan yang sesuai. Misalnya menampilkan pot kecil berisi tanaman di dekat jendela, atau menata di dekat tangga pintu masuk rumah, dan sebagainya. Tapi, Anda perlu memilih tanaman yang cocok ditanam dalam pot. Jika tanaman bisa tumbuh membesar, Anda bisa mengendalikan pertumbuhannya dengan pemangkasan rutin. Pemangkasan tajuk bisa mengendalikan pertumbuhan akar. Selain menggunakan pot-pot, taman minim perawatan juga bisa didesain dengan membuat container dari tatanan bata ekspos atau semen. Bentuknya bermacam-macam, misalnya lingkaran, persegi, segitiga, dan sebagainya. Container berisi tanaman ini bisa dipadukan dengan tatanan hard�material taman yang sesuai. Dengan menggunakan container Anda bisa berfokus untuk memelihara tanaman dengan lebih mudah.

CARA MERAWAT TAMAN



menyiramtmnBagaimana cara merawat tanaman agar tetap asri dan indah? Ikuti petunjuk berikut, maka Anda akan mendapatkan taman sesuai impian Anda.

1. Pangkas rumput di taman

Rumput mampu menampilkan kesan asri dan hijau bagi halaman rumah. Namun, rumput di halaman rumah harus dirawat agar terjaga keindahan dan kerapihannya. Cara yang dapat Anda lakukan adalah memangkas rumput secara berkala. Berbeda halnya dengan rumput, tanaman berbunga harus dipangkas setelah tanaman selesai berbunga, jangan sampai Anda memangkas hingga bakal bunga.

2. Siram tanaman secara teratur

Biasanya, perawatan satu ini tidak terlalu diperhatikan, padahal tanaman membutuhkan air untuk dapat berfotosintesis. Untungnya, kita berada di negara tropis sehingga kita tak perlu sering menyiram. Anda hanya harus mengontrol media tanam, jika mulai mengering, maka Anda harus menyiram tanaman Anda. Sebaiknya Anda mengetahui sifat tanaman Anda. Jika tanaman Anda termasuk tanaman kering, sebaiknya tak perlu banyak air. Berbeda dengan tanaman kering, tanaman yang butuh banyak air, harus disiram sesering mungkin.

3. Tambahkan pupuk pada tanaman

Penambahan pupuk pada tanaman berguna mencegah tanaman tidak layu. Jika Anda memiliki tanaman berbunga, sebaiknya tambahkan nutrisi tanaman.

4. Basmi hama dan penyakit tanaman

Tanaman yang indah dan enak dipandang, belum tentu bebas dari serangan hama dan penyakit. Ada baiknya jika Anda dapat memberantas hama dan penyakit tabaman sebelum membahayakan tanaman Anda. Anda dapat menggunakan pembasmi hama alami yang ramah lingkungan. (*/Ideaonline)

CARA MERAWAT TAMAN TROPIS


Taman gaya tropis adalah sebuah taman yang didesain seperti hutan tropis. Kesan keindahan dari taman ini yaitu adanya bunga-bunga, rerumputan liar dilengkapi dengan kolam yang dibuat dengan bentuk natural misalnya dari batu alam.
taman tropis
Menata taman tropis memang terlihat mudah tetapi tetap membutuhkan kecermatan sehingga taman tidak terlihat terlalu rimbun. Meskipun taman tropis mengutamakan kesan yang liar dan berantakan, namun bukan berarti Anda tidak perlu melakukan perawatan. Tidak sulit kok membuat taman tropis tampak indah dan terawat. Berikut tips merawat taman tropis, lihat yuk!!!
  • Pemangkasan
Tujuannya untuk menjaga bentuk taman seperti ide awal desain. Lakukan pemangkasan pada tanaman berkayudan penjarangan untuk tanaman yang beranak setiap 1 bulan sekali.
  • Pemupukan
Gunakan pupuk lambat urai, dosis dan frekuensi pemakaian sesuaikan dengan yang tertera pada kemasan. Pada tanaman yang lambat tumbuh atau perlu dirangsang agar berbunga, berikan pupuk tambahan, sepertiGrowmore dan Hyponex. Cara aplikasi dengan disemprot. Bila disiram gunakan setengah dosis anjuran.
  • Penggemburan tanah
Ini perlu dilakukan karena tanah makin lama makin keras akibat pemupukan. Caranya cungkil ringan tanah seperti saat membajak sawah, lalu isi dengan campuran pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Ketebalan sekitar 2 cm. Lakukan 3 bulan sekali atau paling lambat 1 tahun sekali.
  • Pengendalian HPT
Hama yang paling banyak menyerang ialah ulat, kutu, bekicot, dan nematoda. Penyakit terutama cendawan dan busuk fusarium. Bila tingkat serangan rendah, atasi dengan cara mekanis-dibuang satu per satu. Serangan parah, gunakan pestisida, seperti Curacron, Decis, dan Metaphar. Untuk pencegahan taburkan Furadan.
Untuk membuat taman jenis ini, sebaiknya pilih jenis tanaman tropis atau yang tidak mudah menggugurkan daunnya. Untuk tampilan yang lebih cantik, Anda bisa coba tambahkan ornamen bebatuan pada kolam, jalan setapak, atau meletakkan lampu dan kursi taman.

CARA MERAWAT TAMAN



Memiliki taman yang tertata sungguh merupakan hal yang menyenangkan. Namun kondisi tanaman di taman tentu sering berubah. Berikut beberapa tip agar taman selalu indah dipandang.
A. Kebersihan
Kebersihan taman menjadi salah satu prioritas utama. Perhatikanlah kebersihan taman terutama dari benda-benda yang tidak diperlukan seperti barang-barang bekas (kayu sisa, ember bekas, kantong plastik dan lain-lain) serta sampah daun, ranting jatuh dan sebagainya. Taman yang bersih akan memberikan kesan terawat, bebas dari sarang penyakit seperti nyamuk dan hama tanaman lainnya.

B. Perawatan Berkala
1. Perawatan berkala dibutuhkan agar tanaman di taman tetap segar, daunnya tetap mengkilap dan bunganya mekar dengan baik. Perawatan ini dimulai dari penyiraman secara teratur minimal 2 kali sehari, sebelum jam 10 pagi dan sesudah jam 3 sore.
2. Gunakan garpu tanah atau sendok semen, untuk mendangir atau membongkar tanah agar tidak keras dan ada sirkulasi udara dalam tanah. Lakukan 3-4 hari sekali.
3. Potong daun-daun kering, ranting atau dahan yang patah serta bentuk kembali tanaman yang memang bisa dibentuk atau dipangkas seperti tanaman pangkas.
4. Gunakan pupuk NPK dengan perbandingan seimbang, sesuai petunjuk setiap satu bulan sekali. Sebagai catatan, apabila menginginkan tanaman berdaun indah, pupuk dengan kadar N (nitrogen) komposisinya lebih besar dibandingkan P dan K nya. Kalau ingin berbunga indah kadar P (phospor)nya lebih besar dibanding yang lain. Pupuk kandang juga dapat digunakan untuk memperbaiki struktur tanah, gunakan apabila tanah di taman sudah mulai mengeras.
5. Untuk mencegah serangan hama, bisa mempergunakan insektisida untuk serangga, herbisida untuk gulma atau tanaman liar, fungisida untuk hama jamur. Gunakan sesuai petunjuk pemakaian dari masing-masing obat tersebut.
C. Elemen atau Furniture Taman
Perlu perawatan secara berkala bagi elemen-elemen taman seperti patung, batu hias, kolam, pot, gazebo, bangku taman dan perlengkapan lampu taman

TIPS CARA MERAWAT TAMAN BELAKANG


Dalam kondisi tidak kerja atau tidak ada rutinitas Anda pasti lebih senang istirahat dirumah karena akan lebih nyaman. Karena dirumah Anda bisa melakukan berbagai macam rutinitas juga atau hanya sekedar berkumpul bersama dengan keluarga. Dan biasanya keluarga senang betkumpul bersama ditempat yang nyaman dan suasana yang tenang juga.jadi apabila Anda memiliki tanah kosong dibelakang rumah Anda, cobalah ciptakan taman belakang tersebut menjadi tempat yang asri untuk keluarga Anda dengan cara:
1. Pertama cobalah perhatikan seberapa besar atau lebar tanah belakang rumah Anda, sehingga Anda bisa menciptakan tanah belakang tersebut menjadi suasana asri yang menyenangkan dan bisa menjaga kesegaran udara buat kerumah. Kalau sisa tanahnya cukup besar Anda bisa buat kolam buat keluarga dengan suasana taman tapi kalau kecil Anda bisa buat taman rumah belakang dengan model penghijauan tapi asri dan indah.
2. Tanamlah tanaman yang beraneka macam dan berwarna yang beda-beda karena akan membuat pemandangan yang indah jika Anda melihat dan memandang ditaman belakang Anda.Dan Anda bisa menikmati suasana yang nyaman. Tapi tatalah tanaman tersebut secara kreasi yang baik. Bukan asal ditanam saja tapi tidak ditata. Kalau pakai pot Susunlah pot dengan rapi.
3. Buatlah tempat untuk duduk-duduk ditaman belakang, sehingga keluarga bisa menikmati bersama sambil bersantai sambil menikmati bunga-bunga yang ada ditaman tersebut.
4. Kalau Anda suka binantang, Anda bisa meletakan beberapa burung yang bisa berkicau atau Anda membuat kolam ikan yang kecil dengan ada air mancurnya sehingga taman tersebut serasa didaerah pedesaan dan suasana terasa asri. Saya percaya Anda akan lebih senang dirumah Anda saat Anda tidak ada rutinitas, karena rumah Anda sangat asri dan nyaman

DESAIN TAMAN MINIMALIS | CONTOH TAMAN RUMAH MINIMALIS


Konsep taman rumah minimalis tengah disuka. Anda salah satunya? Jika begitu, kehadiran taman bergaya minimalis perlu Anda hadirkan.
Untuk sebuah taman minimalis yang biasanya berada di lahan sempit, tak sembarang tanaman dan ornamen pantas diletakkan di sana. Salah memilih, lahan yang sudah sempit akan terlihat semakin sempit. Karena berada di lahan yang terbatas, biasanya sekitar dua hingga enam meter persegi, pemilik rumah tentu menginginkan taman minimalis ini bisa ditata seoptimal mungkin.
Untuk membuat taman minimalis, ada beberapa karakteristik yang perlu diperhatikan. Bangunan gaya minimalis umumnya bertingkat dengan bentuk kotak atau geometris. Bentuk ini menyembulkan kesan tegas dan kaku. Nah, kehadiran taman diharapkan bisa mengurangi kesan kaku tersebut.
Taman minimalis sebaiknya menonjolkan aksen natural dengan material yang tidak terlalu banyak, terutama jika bangunan rumah memiliki jendela ukuran besar. Selain itu aspek kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah sangat perlu diperhatikan ketika membuat taman minimalis. Anda tahu bukan, hunian minimalis yang sempit sangat membutuhkan pasokan oksigen. Nah, kebutuhan oksigen bisa diperoleh dari proses fotosintesis tanaman hijau. Karena itu, perbanyak tanaman hijau di taman minimalis. Oksigen bisa juga diperoleh dari unsur air. Karena itu, menghadirkan kolam plus air terjun atau pancuran, merupakan langkah yang tepat.
Di mana sebaiknya taman minimalis berada? Sangat fleksibel. Anda bisa menempatkannya di bagian depan, belakang, pojok, samping, bahkan di dalam rumah. Jika menyukai unsur air, Anda bisa menempatkan taman minimalis bertema taman air di bagian depan rumah.
Jika taman berada di bagian belakang rumah, buatlah desain yang lebih sederhana. Hindari bentuk-bentuk yang menyerupai gunung, karena akan menumbuhkan kesan sempit. Jika ingin menghadirkan rumput, sebaiknya pilih yang berdaun kecil dan halus seperti rumput peking.
Lain halnya untuk taman minimalis yang hadir di dalam rumah. Tanaman yang pas untuk taman di dalam rumah adalah keluarga palem-paleman. Tanaman berdaun hijau dengan sedikit semburat kuning, Dracena fragrans, juga layak Anda pilih.
Sejatinya, banyak jenis tanaman yang cocok menghuni taman minimalis. Yang penting, mudah dipelihara, berwarna hijau, serta harganya murah. Beberapa di antaranya, yakni Caladium linium, Calathea majestic yang memiliki daun berwarna hijau segar, dan Yang liyu, yang kerap menghiasi area tepi kolam.
Untuk jenis tanaman berbunga, Anda juga punya banyak pilihan. Sebut saja misalnya, kembang merak, alamanda, terompet, melati, dan kemuning. Tak saja indah, bunga kemuning yang mungil namun wangi bisa sekaligus mengharumkan taman Anda. Bahkan, jika ditanam di dekat carport, bunga ini bisa berfungsi sebagai pembatas atau pagar. Masih ada pilihan lain? Tentu saja. Tanaman sri rejeki, bahkan Anthurium, pas juga untuk taman minimalis Anda.
Tak hanya tanaman hias. Tanaman buah pun bisa Anda tampilkan pada jenis taman yang satu ini. Tapi ingat, jangan sembarang tanaman buah. Sebaiknya, pilih pohon bersosok ramping dan tumbuhnya vertikal. Contohnya, pohon ceremai, srikaya, dan delima. Tanaman menjulang seperti glodok tiang atau cemara lilin bisa juga menjadi penghias taman. Tidak sulit, bukan? Berbekal tips di atas, mudah-mudahan taman Anda tampil maksimal meski berada di lahan minimal.